site meter

Selasa, 11 Januari 2011

Frankfurt

Apa yang saya ingat dari Frankfurt? International Book Fair digelar disana. Mas Hernowo dan Mas Putut Widjanarko adalah orang yang sempat disana untuk sebuah undangan. Bukan sekedar memboyong buku-buku Mizan untuk dipajang dalam perhelatan bergengsi dan akbar itu, namun mereka membawa wajah Indonesia untuk sebuah pameran buku berskala dunia. Jika saya tidak salah, Mas Hernowo pernah bercerita bagaimana perjalanannya ke Frankfurt pada zaman batu itu di sebuah acara diskusi World Book.

British Council juga ada disana. Kalo salah ya, nasib saya. Mengapa harus Frankfurt? (Tentu karena saya tidak bicara tentang Postdam, sebuah kota “kecil” di Jerman yang dikenal dengan Islamischezeitungnya). Adakah Mas Her dan Mas Putut mampir sejenak ke Prancis? Entahlah?! Mas Her dan Mas Putut did travelling long time ago. Seorang wartawan di kantor berita ANTARA, Tony Ryanto juga menuliskan kisah perjalanannya keliling dunia termasuk ke Frankfurt dalam sesi : When in Rome, Do Like the Romans Do. What happen in Rome?

Tony Ryanto berjalan dari Frankfurt-Singapore, tentu fly by plane (Aduh, jadi ingat John Denver, Leaving on a Jet Plane). Kisah perjalanan itulah yang ia ceritakan dalam buku Perjalanan Wartawan Boke’ Keliling Dunia (2003, A Nexxmedia Book).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar